1. Letak Geografis & Topografi
Nagari Koto Tinggi terletak di Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Secara topografi, Nagari Koto Tinggi berada di kawasan dataran tinggi dan perbukitan dengan ketinggian berkisar antara 800 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Karena lokasinya yang berada di area pegunungan, Nagari Koto Tinggi memiliki iklim yang sejuk dengan suhu rata-rata harian antara 18°C hingga 26°C, serta curah hujan yang tergolong tinggi sepanjang tahun. Kondisi iklim dan kontur tanah vulkanik ini sangat subur dan ideal untuk sektor pertanian serta perkebunan.
2. Batas-Batas Wilayah
Nagari Koto Tinggi berbatasan langsung dengan beberapa wilayah administrasi berikut:
-
Sebelah Utara: Berbatasan dengan Nagari Pandam Gadang / Kabupaten Pasaman
-
Sebelah Selatan: Berbatasan dengan Nagari Kurai
-
Sebelah Timur: Berbatasan dengan Nagari Talang Anau
-
Sebelah Barat: Berbatasan dengan Kawasan Hutan / Kabupaten Pasaman
3. Pembagian Wilayah Administratif (Jorong)
Untuk menunjang efisiensi pelayanan masyarakat dan tata kelola pemerintahan, Nagari Koto Tinggi terbagi atas beberapa jorong (wilayah administratif di bawah nagari), di antaranya:
-
Jorong Koto Tinggi
-
Jorong Kampuang Tinggi
-
Jorong Sungai Tuang
-
Jorong Aia Manggih
-
Jorong Palangki
-
Jorong Kampuang Tengah
-
Jorong Sungai Siriah
(Catatan: Kamu bisa menyesuaikan/menambah nama jorong jika ada jorong lain sesuai data kantor nagari).
4. Pemanfaatan Lahan
Sebagian besar wilayah Nagari Koto Tinggi dimanfaatkan untuk sektor produktif dan pelestarian lingkungan:
-
Perkebunan Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jesigo): Menjadi komoditas utama yang membentang di hamparan perbukitan nagari.
-
Lahan Pertanian & Pesawahan: Digunakan masyarakat untuk budidaya padi sawah dan tanaman hortikultura.
-
Pemukiman Warga: Tersebar secara berkelompok mengikuti alur jalan utama dan lembah antarjorong.
-
Kawasan Hutan & Resapan Air: Menjadi area penyangga lingkungan dan sumber mata air jernih bagi kehidupan warga.
5. Aksesibilitas
Nagari Koto Tinggi dapat dijangkau melalui jalur darat utama dari Ibu Kota Kabupaten Lima Puluh Kota (Sarilamak) maupun dari Kota Payakumbuh dengan jarak tempuh sekitar 40 – 50 km (sekitar 1 hingga 1,5 jam perjalanan). Akses jalan utama nagari sudah terhubung dengan jalan kabupaten yang memudahkan mobilitas warga serta pengangkutan hasil tani Jesigo ke luar daerah.